MANUSIA DAN KEMATIAN

 

MANUSIA DAN KEMATIAN




       Pengertian dari kematian adalah penghentian permanen dan tidak dapat dikembalikan dari semua fungsi biologis yang menopang makhluk hidup.  Kematian otak terkadang digunakan sebagai definisi hukum kematian. Kematian adalah sebuah proses universal yang tak terhindarkan dan pada akhirnya akan terjadi pada semua makhluk hidup. Setiap yang bernyawa pasti akan mengalami dan merasakan kematian, tetapi kita memang tidak pernah bisa menentukan sebuah kepastian, kapan kematian itu akan datang.

     Fenomena kematian bukanlah hal yang asing di tengah eksistensi manusia. Kendati demikian, hal itu tidak memberikan jawaban apa pun atas pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam diri manusia ketika kematian itu disaksikannya. Sehingga meskipun fenomena kematian itu bukan hal yang asing bagi manusia, namun tetap memunculkan kecemasan dan ketakutan dalam dirinya. Hingga saat ini, kebanyakan kesadaran yang dimiliki manusia tentang kematian masih berupa ketakutan. 

      Terdapat dua tipe manusia dalam menghadapi kematian. Ada yang pesimistis dan ada pula yang optimis. Manusia yang pesimistis menggangap kematian sebagai suatu yang menyeramkan, sehingga lebih memilih untuk tidak memikirkannya dan berusaha menghindari agar dapat merasakan kebahagian setiap saat yang dilalui di dunia. Sedangkan, bagi manusia yang optimis ia menggangap kematian bukanlah akhir dari segalanya. 

    Ketakutan akan kematian adalah sebuah persepsi yang salah. Sebagaimana persepsi sewaktu kita lahir dan keluar dari rahim ibu, kita juga menangis sedih. Ternyata setelah kita melalui kehidupan di dunia, kita juga enggan dan takut untuk berpisah. Bagi sebagian orang tertentu, kematian haruslah dihadapi dengan sebuah persiapan yang dilakukan di dunia agar bisa memasuki satu dunia lain dengan kedamaian.











Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karya Sastra bertema Keyakinan

MANUSIA DAN HARAPAN

REVIEW APLIKASI INSTAGRAM